Perntanian

Senin, 14 Mei 2018 | 11:24:36 WIB | Dibaca: 95 Kali


Tanjabtim Lumbung Padi Setelah Kerinci

       Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kawasan peruntukan pertanian meliputi kawasan pertanian tanaman pangan, kawasan hortikultura, kawasan perkebunan dan kawasan peternakan. Rencana kawasan pertanian pangan lahan basah dengan luas ± 33.457 hektar, ± 17.000 hektar diantaranya merupakan kawasan pertanian pangan berkelanjutan terdapat di Kecamatan Rantau Rasau, Kecamatan Berbak, Kecamatan Sadu, Kecamatan Geragai, Kecamatan Dendang, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kecamatan Muara Sabak Timur dan Kecamatan Nipah Panjang. Kawasan pertanian pangan kering dengan luas ± 6.700 hektar terdapat di Kecamatan Rantau Rasau, Kecamatan Berbak, Kecamatan Sadu, Kecamatan Geragai, Kecamatan Dendang, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kecamatan Muara Sabak Timur  Kecamatan Nipah Panjang, Kecamatan Kuala Jambi dan Mendahara Ulu. Lahan pertanian tanaman pangan ditetapkan dengan luas ± 40.157 hektar dan kurang lebih 42 % diantaranya merupakan kawasan pertanian pangan berkelanjutan.

Kawasan hortikultura dengan luas ± 2.500 hektar meliputi :

  • Pengembangan sentra sayur-sayuran di Kecamatan Muara Sabak Barat, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kecamatan Berbak, Kecamatan Geragai, Kecamatan Kuala Jambi, Kecamatan Nipah Panjang, dan
  • Pengembangan sentra buah-buahan di Kecmatan Muara Sabak Barat, Kecamatan Kuala Jambi, Kecamatan Mendahara Ulu, kecamatan mendahara, Kecamatan Geragai, Kecamatan Muara Sabak Timur dan Kecamatan Sadu.

 

Potensi Sektor Pertanian

1)    Produktivitas Padi,  Jagung dan Kedelai

Berdasarkan data yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Dinas Tanaman Pangan Haortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur, total luas panen padi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2016 seluar 19.472 Ha dengan total jumlah produksi padi sebesar 90.052 ton sehingga produktivitasnya sebesar 46,25 kuintal perhektar, saat ini Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan salah satu lumbung pangan padi Provinsi Jambi, sentra padi yang berada di kawasan  permukiman transmigrasi Kecamatan Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, Berbak dan Sadu dikembangkan dengan harapan dapat meningkatkan efektifitas penggunaan lahan dan dapat berproduksi 2 kali dalam setahun. Luas panen jagung pada tahun 2016 seluas 2.294 ha dengan produksi sebesar 13.950 ton mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan luas panen dan produksi  tahun 2015, sedangkan luas areal panen kedelai 691 ha dengan produksi sebesar 1.356 ton, untuk komoditi ubi kayu luas areal panen 165 ha dengan produksi 5.523 ton dengan produktivitas sebesar 334,95 kuintal perhektar.

                                                        Tabel, 3.3

             Produktifitas Pertanian Tanaman Pangan Tahun 2012 – 2016

                                Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur

NO

URAIAN

TAHUN

2012

2013

2014

2015

2016

1.

2.

3.

4.

5.

6.

Luas Areal Prod Padi (Ha)

Produksi Padi (Ton)

Luas Areal Prod Jagung

Produksi Jagung (Ton)

Luas Areal Prod Kedelai

Produksi Kedelai (Ton)

28.955

94.854

637

1.978

585

770

28.436

102.692

576

1.796

317

408

26.112

104.00

800

4.000

979

1.265

18.322

75.109

1.359

9.239

682

1.028

19.472

90.052

  2.294

13.950

   691

  1.356

                     Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan BPS Kab. Tanjung Jabung Timur

 

Budidaya pada lading terkonsentrasi pada bagian selatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ini sesuai dengan kesesuaian lahan, bahwa bagian selatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur sesuai untuk budidaya lahan kering dan perkebunan. Pengembangan pertanian lahan kering di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dilakukan melalui perluasan lahan pada areal yang sesuai dengan peningkatan produktivitas lahan melalui program intensifikasi. Pada akhir tahun perencanaan lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan pertanian lahan kering dan buah-buahan diperkirakan seluas 7.487 Ha dan direncanakan untuk tanaman jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang kedelai, kacang hijau, kacang tanah dan buah-buahan.

 

2).  Produktivitas Cabe

Kegiatan usaha pertanian cabe di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, secara rata-rata menghasilkan 49,37 kwintal setiap hektar lahan. Produktivitas tertinggi berada di Kecamatan Geragai mencapai 175 kw/ha.

 

Tabel, 3.4

Produktivitas Cabe Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Tahun 2016

 

No

Kecamatan

Luas Panen

(ha)

Produktivitas

(Ton)

Produktivitas

(Kw/ha)

1.

Mendahara

26

683

26,3

2.

Mendahara Ulu

15

879

58,6

3.

Geragai

20

3.500

175,0

4.

Dendang

38

263

6,9

5.

Ma, Sabak Barat

11

195

17,7

6.

Ma,Sabak Timur

24

1.241

51,7

7.

Kuala Jambi

-

-

-

8.

Rantau Rasau

6

37

6,2

9.

Berbak

57

3.150

55,3

10.

Nipah Panjang

9

292

32,4

11.

Sadu

3

78

26,0

 

Jumlah

209

10.318

49,37

           Sumber : BPS Kab. Tanjung Jabung Timur Tahun 2016

Komentar Facebook

Berita Terkini

View Indeks